Setiap minggu kedua, ditempat saya khususnya dusun majenang, dander talun, jawa timur diadakan posyandu. bertempat di rumah bapak edi buah. acara posyandu dilaksanakan mulai jam 8.30 – jam 11.00 pagi. namun, kadang banyak ibu – ibu, balita, dan lansia yang datangnya itu agak siang gitu sekitar jam 9.30 , atau jam 10 ya karena memang acaranya itu hanya sebentar. dari awal posyandu itu diadakan saya memang sudah berniat untuk selalu rutin hadir bukan karena menu yang diberikan ketika posyandu itu weenak – weeenak bukan ya? tetapi karena, edukasi yang diberikan sangatlah bermanfaat baik untuk saya maupun untuk babygemes.
oh ya selain yang sudah saya sebutkan diatas,. posyandu membuat babygemes bahagia dimana babygemes bisa bertemu dengan teman – temanya meski nyatanya saat ditimbang dengan timbangan digital babygemes menangis. namun, bagi saya pribadi ; timbangan digital lebih akurat daripada timbangan manual.
Hal lain yang ada diposyandu itu, dan membuat saya tercenggang adalah ; pencatatan data ibu dan balita, bahkan lansia masih manual dengan tulisan tangan dan dilakukan oleh pihak kader. jadi, pihak puskesmas menyediakan buku besar seperti buku untuk pencatatan data akuntansi.
Tapi? ini beda, dimana bedanya ? bedanya adalah ; kalau buku besar untuk akuntansi kita harus pandai matematika kalau ini datanya baik nama balita, nama ibu, tanggal lahir balita, ibu, lansia, alamatnya bahkan harus benar jika tidak maka harus riset ulang melalui kunjungan demi kunjungan ke rumah – rumah warga yang memiliki balita, bahkan warga yang sudah lansia.
Eeeeh? berbicara akan lansia, kemarin pas posyandunya masih ditempatnya bapak rw yaitu bapak edi buah mama saya sempat ikutan posyandu ditensi pula namun malamnya mama tidak bisa tidur tensinya naik . akhirnya pas selesai posyandu ada beberapa kader datang kerumah menanyakan kenapa mama tidak ikut posyandu harusnya ikut namun mama tetap pada pendirianya tidak ingin ikut.
akhirnya pas posyandu berikutnya masih ditempatnya bapak edi buah, kader kader tidak memaksa lagi mama untuk ikut posyandu jadinya hanya saya dan babygemes yang posyandu.
Tadi pagi, posyandu namun yang bikin kecewa itu tempatnya kumuh banget soalnya rumah itu rumah kosong sudah lama tidak ada yang menghuni. duh? duh, padahal saya lebih oky tempatnya itu dirumahnya bapak edi.
Alhasil, posyandu - posyandu berikutnya tempatnya tetap dirumah kosong itu alhasil kemarin pas posyandu kok ya akunya doyan menunya ha.... ha, lawong weeenak lho menunya . tapi, babygemes selalu rewel pas diposyandunya terutama ketika ditimbang tinggi badanya kalau pas ditimbang berat badannya alhamdullilah akunya bisa mengereh - ereh dengan pura - pura memperlihatkan kucing, buah, dll.


Dikebanyakan tempat, istriku bilang masih lebih ramah-ramah petugas posyandu daripada puskesmas. Itu kenapa ya?
BalasHapusYa, mungkin karena diposyandu itu yang ditangani cuma orang lingkup situ sedangkan dipukesmas yang ditangani banyak sehingga banyak petugas yang kadang cuek bebek, kadang judes ya minta ampun, kadang ditanya dikit bentak .
HapusNggak nyangka akhirnya saya membaca postingan soal parenting gini, tapi lumayan untuk pengetahuan ya, mumpung anaknya masih dalam masa pengadaan.
BalasHapusTapi kalo di posyandu itu sekarang nimbang anak masih pake timbangan ikan itu nggak sih?
Timbangan ikan? Timbangan gantung maksudnya, kalau timbangan gantung sudah tidak dipakai ganti timbangan digital. Hasilnya lebih akurat
HapusMemang sekarang disetiap Pos Yandu Gencar yaa diadakan bermacam-macam Kegiatan. Ditempatku juga sama, Tak hanya untuk balita saja tapi untuk pengobatan orang dewasa juga.😊😊
BalasHapusIya, banyak kegiatan namun untuk pengobatan orang dewasa belum ada.
Hapus